Hitung bagaimana inflasi mengikis daya beli Anda seiring waktu. Lihat biaya barang di masa depan, nilai riil uang Anda, dan berapa banyak yang perlu Anda tabung untuk mempertahankan standar hidup.
Biaya di Masa Depan
Rp180,611.12
Daya Beli
Rp55,367.58
Kehilangan Nilai
Rp44,632.42
Persentase Kehilangan
44.63%
Inflasi adalah tingkat kenaikan harga umum barang dan jasa seiring waktu, yang mengurangi daya beli. Tingkat inflasi 3% berarti sesuatu yang berharga $100 hari ini akan berharga $103 tahun depan.
Sebagian besar bank sentral menargetkan tingkat inflasi sekitar 2% per tahun. Secara historis, inflasi di negara maju rata-rata 2-3% per tahun. Tingkat di atas 5% umumnya dianggap inflasi tinggi.
Lindung nilai umum terhadap inflasi termasuk investasi di saham (secara historis melampaui inflasi), properti, Surat Berharga yang Dilindungi Inflasi (TIPS), komoditas, dan Obligasi I. Menyimpan semua tabungan dalam bentuk tunai akan kehilangan nilai terhadap inflasi seiring waktu.
Indeks Harga Konsumen (CPI) melacak perubahan harga rata-rata dari sekeranjang barang dan jasa seiring waktu. Ukuran lainnya termasuk CPI Inti (tidak termasuk makanan dan energi), PCE (Pengeluaran Konsumsi Pribadi), dan PPI (Indeks Harga Produsen). Masing-masing menangkap aspek perubahan harga yang berbeda.
Deflasi adalah penurunan berkelanjutan dalam tingkat harga umum. Meskipun harga lebih rendah terdengar bagus, deflasi bisa berbahaya — konsumen menunda pembelian mengharapkan harga lebih rendah, bisnis mendapat pendapatan lebih sedikit, dan utang menjadi lebih sulit dilunasi. Bank sentral umumnya berusaha mencegah deflasi.
Hiperinflasi (inflasi melebihi 50% per bulan) biasanya disebabkan oleh pemerintah yang mencetak uang berlebihan untuk mendanai pengeluaran, sering kali selama perang atau krisis politik. Contoh historis termasuk Zimbabwe (2008), Venezuela (2018), dan Jerman Weimar (1923).
Dalam periode panjang, upah umumnya mengikuti inflasi, tetapi bisa ada kesenjangan jangka pendek yang signifikan. Pertumbuhan upah riil (upah dikurangi inflasi) rata-rata sekitar 0,5-1% per tahun di negara maju. Selama periode inflasi tinggi, upah sering tertinggal dari kenaikan harga.
Inflasi mengukur perubahan harga rata-rata di semua barang dan jasa secara nasional. Biaya hidup bervariasi berdasarkan lokasi dan mencakup perumahan, makanan, transportasi, dan pajak yang spesifik di tempat Anda tinggal. Sebuah kota bisa memiliki biaya hidup tinggi meskipun inflasi nasional rendah.